Rendah hati

Rendah hati

humility

 

Bacaan I : Roma 11:1-2,11-12,25-29
Bacaan Injil : Lukas 14:1,7-11

Di Melbourne, ada kisah kecil menarik menyangkut dua Katedral besar di sana. Katedral St Paulus dan Katedral St Patrick. Katedral St Paul, Katedral Gereja Anglikan, terletak di pusat kota, di seberang Stasiun Kereta Api Flinders dan Federation Square. Di masa lalu, pastilah Gereja ini sangat menonjol dengan keindahan dan kemegahannya. Kini, di sekelilingnya tak sedikit bangunan tinggi sehingga jadi nampak agak tersembunyi. Sekitar 15 menit jalan kaki ke arah Timur, berdirilah bangunan megah Katedral Gereja Katolik, St Patrick. Dalam perspektif waktu pendiriannya, gereja ini terletak di luar kota, seperti mendapat tempat kelas 2. Seorang teman menyatakan, itu terjadi karena dulu orang Katolik juga diperlakukan seperti warga kelas 2. Sekarang, tak ada gedung tinggi di sekelilingnya. Yang menonjol adalah taman-taman asri. Alhasil, Gereja megah St Patrick terlihat menonjol dengan keindahannya.

Ada nasehat yang mengatakan: kilat akan menyambar pohon yang paling tinggi. Dalam hidup sehari-hari, hal ini bisa berarti jika kita meonjolkan diri, kita akhirnya akan direndahkan oleh orang lain atau oleh kehidupan. Dan jika kita pakai waktu kita untuk mendapatkan pengakuan dari orang lain, tak akan pernah kita bisa dipuaskan. Di sisi lain, kalau kita merendahkan diri dan mengerjakan tugas-tugas yang dipercayakan pada kita dengan tenang, kita bisa mendapatkan kepuasan dari Tuhan yang mempercayakan tugas-tugas tersebut. Dan kita akan diangkat tinggi oleh Tuhan Alah kita.

Pada akhir segalanya, kita tak akan ditimbang dari banyaknya tepuk tangan dan desah kagum yang kita terima dalam hidup kita, tetapi dari sejauh mana kita mencerminkan Tuhan Yesus Kristus dalam hati dan budi kita. Inilah kriteria kesuksesan bagi kita umat Kristiani. Dan mereka yang merendahkan diri, akan ditinggikan.

Comments are closed.
Translate ยป