SIAP MENJADI PEWARTA
Rabu, 29 Juni 2016
St. Petrus dan Paulus
Kis 12:1-11
2 Tim 4:6-8,17-18
Mat 16:13-19
Setiap pribadi manusia memiliki pengenalan secara prbadi dengan Yesus Kristus. Semakin mengenal dengan Yesus semakin mengerti apa yang dikehendaki Yesus. Relasi dengan Yesus adalah fondasi untuk semua orang beriman. Jika orang tidak mengenal dan dekat dengan Yesus maka orang tahu tahu apa yang harus dilakukan sebagai murid Nya. Jika hubungan seseorang dengan Yesus jauh orang tidak akan ada tanggung jawab dan kecintaan kepada panggilan sebagai murid Nya. Petrus adalah murid Yesus yang karena relasinya kepada Yesus bisa mengatakan ; “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup”. Petrus tidak hanya bisa menyebut Yesus Mesias namun ia dalam segala kerapuhannya mampu mengikuti Yesus sampai akhir hidupnya.
Menjadi murid Kristus tidak cukup hanya tahu siapa Yesus namun juga berjuang untuk menyerupai dan mengikuti Yesus. Yesus memilih murid-muridNya bukan karena mereka hebat namun karena belas kasihan Nya, Dia memilih mereka. Sebagai manusia, para murid Yesus juga berjuang jatuh-bangun untuk bisa setia sampai akhir. Oleh karena itu semua orang diundang kepada Nya untuk berjuang menjadi pribadi yang siap untuk mewartakan kasih Nya kepada sesama. Sikap dibutuhkan adalah kerendahan hati. Dengan sikap tersebut maka orang bisa membuka hati menerima kehadiran Yesus Kristus dan siap untuk melaksanakan apa yang dikehendaki Nya.
Petrus dan Paulus menjadi teladan bagi setiap orang beriman untuk selalu setia pada panggilan menjadi Kristus. Mereka setia bukan karena mereka merasa hebat tetapi kerena keberaniannya untuk bertobat dan membuka diri akan pertolongan dan belas-kasih Allah. Mereka pernah menjadi orang yang menghianati cinta Tuhan namun mereka berani bertobat yang menyerahkan hidupnya sepenuhnya untuk karya pewartaan Injil dipenjuru dunia.
Marilah berdoa,
Tuhan yang Maha Kasih, Dikau telah memberikan Petrus dan Paulus kepada Gereja menjadikan mereka sebagai pewarta Injil yang gigih dan setia. Doronglah kami untuk berani rendah hati dan menyerahkan hidup kami untuk ambil bagian dalam karya keselamatan, mewartakan kebaikan Mu ditengah-tengah masyarakat kami. Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami, Amin.