Rabu, 6 Juli 2016

Rabu, 6 Juli 2016

 

Bacaan-Bacaan Misa Hari ini: Hos. 10:1-3, 7-8,12; Mat. 10:1-7.

Kembali kita diingatkan akan kekuatan kuasa penyelamatan Allah kepada umat manusia. Para Rasul diajak untuk terlibat dalam pewartaan bahwa Allah akan segera memerintah sebagai Raja. Kejadian-kejadian ajaib yang muncul ketika roh-roh jahat diusir dan macam-macam penyakit disembuhkan merupakan tanda-tanda akan kehadiran Allah yang menyelamatkan itu.

Semasa hidup publik Yesus, seperti dilaporkan oleh Injil, mukjijat-mukjijat menempati tempat sangat penting, bukan hanya karena jumlahnya, tetapi juga karena maknanya yang berharga. Mukjijat-mukjijat tidak hanya muncul sebagai suatu yang melimpahkan kejadian-kejadian yang sangat menakjubkan dan indah. Mukjijat-mukjijat di dalam dirinya sendiri merupakan bagian dari kabar gembira, suatu pesan keselamatan.

Mukjijat-mukjijat adalah manifestasi kekuatan. Kekuatan tidak dalam arti yang menekankan ciri-ciri luar biasa atau para-normal akan intervensi ilahi, tetapi kehadiran Allah yang menyelamatkan; suatu kemenangan dalam kemegahan kekuatan Allah atas kekuatan-kekuatan Setan. Inilah saatnya Allah datang menjadi Raja.

Hari ini kembali kita diingatkan akan betapa besar Kasih Allah kepada kita manusia. Allah mengundang kita untuk diselamatkan dari kekuatan-kekuatan Setan yang mengungkung umat manusia. Kekuatan-kekluatan Setan itu bisa berwujud dalam segala macam bentuk kejahatan yang merendahkan martabat manusia.

Kejahatan bisa muncul karena kemiskinan. Namun tidak semua situasi kemiskinan menyebabkan munculnya kejahatan. Kejahatan muncul dari hati manusia karena bisikan kekuatan-kekuatan jahat. Dengan hadirnya kekuatan Allah atau Allah merajai hati kita, maka kita bisa melihat tanda-tanda keselamatan ketika kekuatan-kekuatan jahat itu dikalahkan.

Doa menjadi unsur utama bagi kita untuk mengalahkan kekuatan-kekuatan bisikan Setan. Karena di dalam doa kita membiarkan Allah hadir dan merajai hidup kita.

Comments are closed.
Translate ยป