Sabtu, 7 Januari 2017

Sabtu, 7 Januari 2017

Sabtu, 7 Januari 2017

1 Yoh 5:14-21

Yoh 2:1-11

Hubungan antara Yesus dan Bunda Maria sangatlah dekat. Sebelum Bunda Maria mengandung Yesus karena Roh Kudus, Maria telah mengatakan kesiapannya untuk melahirkan dan setia menemani Sang Putra hingga akhir. Oleh karena itu apa yang disampaikan Maria kepada Yesus Krustus putranya akan selalu didengar. Dalam peristiwa mujizat perubahan air menjadi anggur, jelas ditunjukkan bahwa apa yang disampaikan Maria kepada Yesus sungguh diperhatikan dan dilaksanakan.

Oleh karena itu tidak perlu ragu lagi untuk menerima Maria sebagai Bunda untuk semua orang beriman.Bunda Maria menjadi perantara agar kita bisa semakin dekat bersatu dengan Yesus Kristus dan memperolah keselamatan kekal. Karena perannya yang sangat penting dalam karya keselamatan, Maria menerima penghargaan dan tempat yang istimewa sebagai Bunda Allah dan Bunda Gereja. Yesus telah menyerahkan Bunda Maria kepada para murid sebagai Bunda mereka dan kepada Bunda Maria Yesus menyerahkan murid-murid Kristus menjadi anak-anak nya.

Semakin kita dekat dengan Maria maka semakin dekat dengan Yesus Kristus sebab Maria sangat dekat dengan Yesus Kristus putranya. Maria yang rendah hati dan taat pada kehendak Allah menjadi model hidup orang beriman. Oleh karena itu sudah selayaknya kita memberikan penghormatan kepadanya dan meneladani sikap dan keutaman Bunda Maria.

Marialah berdoa,

Allah yang Maha Kasih, kami bersyukur atas kehadiran Bunda Maria. Lewat teladan hidupnya kami semakin menyadari bahwa kerendahan hati dan ketaatan pada kehendak Mu adalah keutamaan yang terpenting dalam tugas dan penggilan. Maria menjadi pribadi yang menjadi inspirasi untuk selalu setia dalam iman dan harapan dari Allah.

Comments are closed.
Translate ยป