Sudahkah Kamu Berbuat Baik Hari Ini?
Bacaan I : Ibrani 2:14-18
Bacaan Injil : Markus 1:29-39
Di ruang belajar bersama para frater Yesuit di rumah studi filsafat Hermanum Johar Baru Jakarta, ada sebuah stiker menarik dari Komkep KAJ dengan pesan pertanyaan: Sudahkah kamu berbuat baik hari ini? Pertanyaan sederhana dan menarik. Pertanyaan ini mengisyaratkan bahwa kebaikan adalah hal yang hakiki, fundamental, sekaligus ukuran kenormalan seperti bernafas, makan minum, dan berpikir. Pertanyaan ini merupakan pertanyaan reflektif sekaligus performatif: untuk direnungkan kesesuaiannya dengan fakta yang ada, sekaligus untuk ditindaklanjuti demi mengubah kenyataan jika ide dasarnya (mengalirnya kebaikan) belum dihadirkan. Pertanyaan ini menyatakan bahwa kebaikan tidaklah cukup diperkatakan. Ia harus dinyatakan dalam tindakan. Dibuat. Diwujudkan. Dalam aliran waktu keseharian kita. Dalam kebiasaan kita.
Minggu ini kita meninggalkan Masa Natal dan memasuki Masa Biasa. Bacaan Injil hari ini menampilkan dinamika harian biasa dari Yesus: berdoa saat subuh dalam keheningan sebelum fajar merekah, mengajar di sinagoga, sibuk mengunjungi dan menyembuhkan orang sakit serta mengusir roh jahat dalam keramaian kerumunan orang-orang yang datang padanya, hingga petang setelah matahari tenggelam di ufuk Barat. Berdoa dan bekerja. Kontemplasi dalam aksi. Ada nuansa keluarbiasaan: Yesus sudah mulai beraktivitas sebelum bumi terbangun oleh pancaran sinar matahari pagi, dan masih sibuk saat Sang Mentari pamit untuk menerangi belahan bumi yang lain. Di sisi lain, dinamika itu dinyatakan dengan singkat seperti biasa terjadi, sebuah gambaran gerak harian Yesus, dirangkai dengan satu pilihan aksi perekat: Yesus mengajak para muridNya untuk terus bergerak berpindah meski permintaan setempat tinggi, “karena untuk itulah Aku datang”. Untuk pergi ke seluruh Galilea, mengajar, menyembuhkan, mengusir roh-roh jahat. Pendek kata: untuk berbuat baik di mana saja, kapan saja, pada siapa saja.
Jadi, mari kita bawa saja pertanyaan itu seharian ini dalam usaha mengkontemplasikan-merenungkan sambil menghadirkan, Yesus yang sibuk berkarya dan berdoa, menjalin relasi erat dengan sesama dan BapaNya: Sudahkan kamu berbuat baik hari ini?
