Oleh Sakramen Pembaptisan kita memperoleh hidup baru dalam Kristus

Oleh Sakramen Pembaptisan kita memperoleh hidup baru dalam Kristus

Kisah Para Rasul 4:23
Yohanes 3:1-8

Oleh Sakramen Pembaptisan kita memperoleh hidup baru dalam Kristus
Saudara-saudari terkasih,
Selamat Pesta Paskah dan selamat berjumpa lagi…
    Sesuatu yang baru dalam perjalanan hidup ini seringkali memberi kesan tersendiri. Anda mungkin masih ingat kesan awal setelah memasuki hidup berkeluarga dalam dan melalui sakramen pernikahan, atau kesan pertama ketika memperoleh atau diterima masuk pekerjaan yang baru, atau masuk rumah baru dan lain sebagainya…bahkan kehadiran atau kelahiran seorang anak di dalam keluarga…semua yang baru selalu memberi kesan tersendiri…
    Pada malam Paskah setiap paroki merayakan “terang Paskah” dengan peristiwa pembaptisan anggota umat baru serta penerimaan dari sesama saudara-saudari dari gereja-gereja Kristen lainnya dengan diterimakan sakramen penguatan. Peristiwa ini juga adalah suatu yang bisa kita katakan suatu pengalaman baru, bahwa dalam dan melalui sakramen pembaptisan kita menerima dan mengalami kehidupan baru dalam Kristus. Percakapan Yesus dengan Nikodemus membantu kita juga untuk lebih mengerti apa yang Yesus jelaskan kepadanya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat kerajaan Allah.” Dengan kata lain setiap orang harus mulai dengan sesuatu yang baru – dilahirkan kembali. Hal ini terjadi ketika seseorang dibaptis, dimana melalui air dan Roh Kudus, kita akan disucikan dari dosa asal dan menjadi ciptaan yang baru.
Saudara-saudari terkasih,,,
    Oleh kelahiran kembali dalam sakramen pembaptisan kita menjadi lebih menyadari dan merasakan serta mengalami martabat kita sebagai anak-anak Allah…dimana sebagai anak-anak Allah kitapun lalu bisa meneruskan misi perutusan Kristus sendiri sebagai garam dan terang dunia. Oleh karena itu, dengan meneruskan misi Kristus kepada dunia kita mendapat jaminan “kehidupan kekal di dalam kerajaan Allah.”
    Demikian pula kita dengar dari bacaan pertama hari , dari Kisah Para Rasul dikatakan bahwa Petrus dan Yohanes setelah ditangkap dan dimasukan kedalam penjara karena mewartakan injil dalam nama Yesus. Sesama umat yang mendengar cerita pengalaman Petrus dan Yohanes setelah peristiwa itu, mereka semua bersatu dalam doa dan memuji serta memuliakan Tuhan. Para umat merasa bahwa mereka semua dikuatkan oleh Roh Kudus dan membuat mereka semua menjadi lebih mantap hidup dalam keadaan yang baru bersama dan dalam Tuhan.
Saudara-saudari,
    Selama masa Paskah ini kita semua bisa merenung kembali pengalaman hidup baru kita bersama dan dalam Kristus melalui pembaptisan kita masing-masing. Sangat mungkin ada yang samasekali tidak ingat lagi akan peristiwa pembaptisannya, apalagi yang dibaptis ketika masih bayi. Tetapi melalui pembaharuan janji baptis kita masing-masing, kita akan selalu bisa dimotivasi untuk merenungkan dan merencanakan apa yang akan dan dapat kita lakukan untuk melanjutkan misi perutusan Kristus menjadi garam dan terang dunia, kehidupan kita masing-masing di dalam keluarga, komunitas dan dalam kehidupan menggereja dan bermasyarakat.
    Paskah adalah kesempatan yang sangat indah bagi kita untuk membaharui hidup kita bersama dan dengan Tuhan. Semoga Roh Kudus akan selalu menyertai dan menguatkan kita untuk tugas dan tanggungjawab ini. Amin.
Comments are closed.
Translate »