Selasa, 25 April, 2017
1 Petrus 5:5b-14
Markus 16:15-20
Saudara-saudari terkasih,
Keempat Injil, para penulisnya masing-masing menggambarkan Yesus secara unik dalam hubungan dengan kehidupan Yesus, misi pertutusan Yesus, dan ajaranNya. Dari keempat penulis Injil itu, St. Markus mempunyai pengalaman yang unik. Ia bukan dari kelompok para Rasul, tetapi Markus mempunyai kedekatan dengan St. Petrus. Injilnyapun adalah yang paling singkat dibandingkan dengan penulis Injil yang lain; dan dikatakan bahwa Markuslah orang pertama yang mulai menulis. Sejak awal kedekatannya dengan Petrus, sepertinya Markus mulai menulis ketika ia bersama Petrus berada di Roma. Markus mulai menulis inji itu dalam bahasa Yunani. Sepertinya ia mulai menulis khusus untuk orang-orang kafir pada umumnya, dan untuk orang Roma sendiri khususnya.
Sama seperti penginjil yang lain seperti St. Lukas, keduanya menulis injil itu ketika mereka diinspirasi oleh Roh Kudus meskipun mereka tidak berada dalam kelompok keduabelas rasul. Karena itu St. Agustinus dalam kumpulan khotbahnya dari masa-masa Liturgi menjelaskan:“Oleh karena itu Roh Kudus telah memilih Markus dan Lukas untuk menulis Injil meskipun mereka tidak termasuk dalam kelompok keduabelasan, jadi jangan pernah memikirkan bahwa rahmat pewartaan injil atau kabar gembira hanya bisa dilakukan oleh para Rasul karena kalau demikian maka sumber rahmat itupun akan menjadi kering.”
Saudara-saudari terkasih,
Berita Injil adalah berita tentang segala sesuatu yang Yesus telah lakukan untuk kita, dan bagaimana Yesus memberkati hidup dan kehidupan kita. Dengan demikian kitapun mempunyai alasan dan dasar yang sangat kuat untuk memberi kesaksian kepada orang lain akan segala sesuatu yang telah kita terima, yang telah kita alami melalui nilai-nilai kehidupan Kristus sendri. Dalam hal ini, Paus Fransiskus bisa menjadi contoh kesaksian injil yang amat sangat jelas – yang secara terus menerus mewartakan kebaikan dan kasih setia Tuhan dalam hidup dan kehidupannya sendir, dan bukan tidak mungkin hal yang sama dapat terjadi dalam kehidupan kita masing-masing.
Oleh karens itu dunia kita dewasa ini masih sangat perlu mendengarkan kabar gembira itu, terutama agar dunia tahu dan menyadari tujuan awal dan yang utama Allah menciptakan dunia ini. Kitapun kiranya dapat dengan penuh tanggungjawab meresponse panggilanNya meneruskan kabar gembira ini kepada dunia.
Satu anjuran yang boleh saya kemukakakan pada kesempatan ini, kalau anda punya niat mau mulai membaca injil Markus, pasti tidak akan memakan banyak waktu yang lama, karena injil Markus adalah injil yang sangat singkat. Nanti pada akhirnya anda akan bisa melihat suatu gambaran yang sangat jelas tentang Yesus menurut pandangan Markus. Bahannya akan menjadi bekal dan atau modal yang sangat berharga untuk mulai memberikan kesaksian kepada dunia tentang kabar gembira itu. Selamat mencoba dan semoga Tuhan memberkati anda. Amin.