Bersatu dengan Tuhan dalam Ekaristi

Bersatu dengan Tuhan dalam Ekaristi

Bersatu dengan Tuhan dalam Ekaristi

Kis 9:1-20/Yoh 6:52-59

Adalah tidak gampang untuk memahami ucapan-ucapan Yesus dalam Injil. Hari ini misalnya kita menjumpai orang-orang Yahudi yang tidak mengerti perkataan Yesus tentang makan tubuh-Nya dan minum darah-Nya. Sehingga timbul pertentangan ini: “Bagaimana Ia ini dapat memberikan daging-Nya kepada kita untuk dimakan?”

Yesus berbicara tentang makan Tubuh dan minum Darah-Nya dalam arti sebagai makanan rohani. Maka kepada mereka yang tidak percaya, Yesus justru semakin menegaskan pentingnya ajaran ini dengan berkata: “Aku berkata kepada kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu. Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman.”

Katekismus Gereja Katolik memberikan pemahaman kepada kita demikian: “Pada perjamuan terakhir, pada malam Ia diserahkan, Penyelamat kita mengadakan kurban Ekaristi tubuh dan darah-Nya. Dengan demikian Ia mengabadikan kurban salib untuk selamanya, dan mempercayakan kepada Gereja mempelai-Nya yang terkasih, kenangan wafat dan kebangkitan-Nya: Sakramen cinta kasih, lambang kesatuan, ikatan cinta kasih, perjamuan Paska. Dalam perjamuan itu Kristus disambut, jiwa dipenuhi rahmat, dan kita dikaruniai jaminan kemuliaan.” (KGK #1323).

Di dalam Ekaristi kita menerima kekayaan rahmat Ilahi secara melimpah. Di sana kita diberi makanan spiritual melalui Tubuh dan Darah Kristus. Di sana kita disatukan, ada komunio dengan Tuhan dengan makan Tubuh-Nya dan minum Darah-Nya dari meja Ekaristi yang satu dan sama. Di sana iman kita dikuatkan, jiwa kita disucikan dengan karunia Tubuh dan Darah Kristus. Inilah karunia Ekaristi agar kita selalu bersatu dengan Kristus yang telah bangkit dari mati agar membawa kita ke hidup kekal.

Sambil bersyukur atas korban diri Kristus di dalam Sakramen Ekaristi kita mohon semoga kita terus diberikan rahmat pengampunan, cinta dan kesatuan di dalam hidup kita sehari-hari sampai kekal. Amen.

Comments are closed.
Translate ยป