20 Mei 2017

20 Mei 2017

20 Mei 2017

Bacaan I : Kisah Para Rasul 16: 1-10

Bacaan Injil : Yohanes 15: 18-21

Dalam banyak kasus, begitu banyak orang terkejut atau takut bila mendengar suatu nama seorang jenderal disebut bila orang itu berurusan dengan seseorang yang mempunyai relasi dengan jenderal itu. Mengapa demikian? Karena kita tahu sepak terjang dari jenderal yang bersangkutan. Namun di lain pihak, bila kita berurusan dengan sesama kita dan orang itu menyebut nama Tuhan, kita bukannya takut justru sebaliknya menyepelakan dia. Mengapa demikian? Karena kita tak tahu sepak terjangnya Tuhan. Bagi banyak orang Tuhan hanyalah mitos, Tuhan hanyalah sekedar konsep dan lain sebagainya. Namun bagi kita orang yang sungguh beriman akan Tuhan, nama Tuhan sungguh besar, agung dan mulia.

Tuhan dalam Injil yang kita baca hari ini telah berpesan bahwa banyak orang akan membenci kita karena namaNya. Hal ini bukan isapan jempol, namun sungguh nyata. Betapa banyak orang membenci kita karena kita mengakui nama Tuhan. Hal ini bukan hanya berlaku di Indonesia, bahka juga berlaku di negara-negara yang berdasarkan budaya Katolik. Banyak orang begitu alergi mendengar nama Tuhan. Orang-orang tersebut bisa berbuat demikian karena mereka tak lagi mengenal Tuhan. Jika mereka mengenal Tuhan maka mereka tak akan berbuat demikian.

Kita sebagai murid-murid Tuhan telah dikuatkan dengan firmanNya, yaitu supaya kita tetap bertahan dalam segala godaan dan cobaan. Kita sungguh yakin bahwa Tuhan tidak akan diam saja bila kita diperlakukan tidak baik. Tuhan juga tidak akan diam saja mendengar seruan kita. Maka dari itu, berserulah kepada Tuhan dengan segenap hati kita, niscaya Tuhan mendengar dan membantu kita. Semoga Tuhan menguatkan kita selalu. Amin.

Doa:

Ya Tuhan, kuatkanlah kami selalu untuk senantiasa mengandalkan namaMu dalam hidup kami. bantulah kami hanya selalu mengandalkan Engkau satu—satunya harapan kami. Amin.

Comments are closed.
Translate »