Kebalikan dari Iman

Kebalikan dari Iman

Sabtu, 21 Oktober 2017

Roma 4:13, 16-18
Mazmur 105
Lukas 12:8-12

Apakah lawan kata atau kebalikan dari “iman”?

Banyak yang menjawab “keraguan”, orang yang ragu-ragu berarti tidak beriman. Tetapi ada juga yang mengatakan bahwa jawaban yang lebih tepat adalah “kepastian.” Keraguan adalah hal lumrah dalam beriman. Keraguan menandakan bahwa kita tidak bisa dengan kekuatan sendiri memastikan bahwa sesuatu akan terjadi seperti yang kita perkirakan. Mempunyai iman berarti memiliki pegangan untuk terus maju berjalan walaupun tujuan kita belum kelihatan. Dalam hal ini, pegangan kita adalah Tuhan sendiri. Iman kita percaya bahwa Tuhan akan selalu membimbing kita dan menyelamatkan kita.
Sebaliknya, kalau kita sudah percaya diri dan pasti akan masa depan, kita tidak perlu bantuan yang lain, termasuk bantuan dari Tuhan sendiri.

Santo Paulus sangat terkesan dengan iman Abraham. Dalam suratnya kepada jemaat di Roma, dia berulangkali menyebut Abraham sebagai teladan orang yang beriman. Abraham dipanggil oleh Tuhan untuk meninggalkan segalanya, untuk membawa semua anggota keluarga, pelayan-pelayannya, ternaknya, untuk pergi ke tanah yang dijanjikan. Dia tidak tahu bagaimana perjalanan itu akan berakhir. Tapi imannya membuat dia percaya bahwa Tuhan akan selalu menolong dan menyertainya.

Hidup kita seringkali penuh dengan rintangan dan kesulitan. Pada saat kita ragu bagaimana kita bisa melalui semua itu dengan selamat, kita tidak perlu merasa bersalah karena kita tidak beriman. Justru di saat seperti itulah kita harus mengandalkan iman kita, yaitu bahwa Tuhan akan menepati janjinya untuk tetap menyertai kita dan tidak akan meninggalkan kita. Dengan imanlah kita mendapatkan kekuatan untuk menempuh situasi apapun yang penuh kegelapan dan penderitaan, dan yang jalan keluarnya tidak menentu. Mungkin situasi itu adalah masalah dalam keluarga atau pekerjaan, mungkin ada hubungannya dengan situasi sosial politik di mana kita tinggal. Apapun juga, dengan iman kita percaya bahwa Tuhan terus menyertai kita. Kita memang tidak pasti bagaimana semuanya akan berakhir, tetapi Tuhan akan selalu membawa semuanya menjadi lebih baik.

Comments are closed.
Translate ยป