TALENTA UNTUK KESELAMATAN
Minggu, 19 November 2017
Hari Minggu Biasa XXXIII
[Ams. 31:10-13,19-20,30-31; Mzm. 128:1-2,3,4-5; 1Tes. 5:1-6; Mat. 25:14-30]
TALENTA UNTUK KESELAMATAN
Dua hari ini, saya dan beberapa teman menyelesaikan tugas kuliah Pastoral Hukum Gereja berupa kasus-kasus perkawinan. Kami diminta menyelesaikan salah satu kasus sesuai dengan undian soal, dan menganalisis kasus tersebut sehingga menemukan solusi, disertai berkas-berkas yang dibutuhkan supaya kasus tersebut menemukan solusi terbaik sesuai dengan hukum. Meski kasus-kasus ini fiktif, kami dituntut untuk jeli dan teliti, sehingga tidak ada langkah yang terlewati dan dokumen yang terlangkahi. Di tengah-tengah suasana tersebut, kadang-kadang ada suasana jenuh dan bosan, karena pekerjaan kami cenderung monoton, membuat berkas-berkas dan menyeleksi satu demi satu. Kadang muncul godaan ingin cepat selesai, karena ingin segera lepas dari semuanya itu. Namun, di sisi lain, setiap berkas yang kami kerjakan membutuhkan detail dan kejelian yang tidak sembarangan, maka mau tidak mau harus bertahan dalam suasana yang membosankan.
Kira-kira suasana seperti itulah yang dialami oleh hamba yang diberi satu talenta oleh tuannya yang hendak bepergian. Ia memiliki ‘modal’ satu talenta, namun tidak memaksimalkannya, namun justru menimbunnya di tanah dan berharap bahwa suatu saat akan segera menghasilkan buah. Dan, seperti itulah diri kita yang, dianugerahi oleh Tuhan, berbagai macam kemampuan dan kesempatan, namun saat berhadapan dengan pekerjaan atau tanggungjawab yang berat, kita memilih menghindar, atau kalau sempat mengerjakan, kita memilih untuk tergesa-gesa mengerjakannya, karena sekedar supaya pekerjaan itu cepat selesai. Kadang kita menjadi seorang yang malas untuk memaksimalkan segenap kemampuan kita. Kita diajak oleh Yesus supaya pintar dan jeli membaca zaman, sehingga kemampuan yang dimiliki dapat menjadi ‘modal’ penting supaya semakin banyak orang yang diselamatkan karena kehadiran kita.
Selamat pagi, selamat memaksimalkan kemampuan untuk keselamatan banyak orang. Selamat berhari Minggu dan berkumpul bersama keluarga. GBU.