TAAT PADA KEHENDAK ALLAH

TAAT PADA KEHENDAK ALLAH

RENUNGAN HARIAN LUBUK HATI

 

RABU, 20 DESEMBER 2017

 

Luk 1:26-38

 

TAAT PADA KEHENDAK ALLAH

 

Dalam masa penantian menyambut perayaan Natal dihadirkan Bunda Maria untuk lebih mengajak kita untuk semakin siap merayaan kelahiran Sang Mesias. Lewat teladan Maria, kita diajak untuk belajar taat dan setia pada kehendak Allah.  Maria karena ketaatannya mampu menjalankan tugas panggilannya menjadi ibu Tuhan dan menjadi teladan kesetiaan bagi kita. Proses untuk menuju penyerahan diri pada kehendak Allah adalah proses yang panjang dan sulit, namun Maria mampu melewatinya dengan berkata: “Aku ini hamba Tuhan terjadilah menurut kehendak-Mu”.

Sebelum mampu menjawab panggilan Tuhan, Maria bergulat dengan dirinya sendiri yaitu mengesampingan segala kecemasan, keraguan, ketakutan dan pada akhirnya menyerahkan semua pada kehendak Allah. Ketika Maria berani menyerahkan semua pada kekendak Allah maka mulailah Allah bekerja dalam diri Maria dan karya keselamatan terlaksana.  Perjuangan Maria menjadi inspirasi bagi semua orang beriman untuk terus berjuang menghayati panggilannya dan  akhirnya sebagai orang beriman bukan lagi mengandalkan diri sendiri dan berjalan sendiri, namun berjalan bersama Allah dan penyerahkan seluruh pergulatan hidup kepada Allah.

Seperti Maria karena ketaatannya pada Allah, ia menjadi sarana keselamatan bagi sesama, demikian juga kehadiran orang beriman menjadi berkat yang menyelamatkan bagi sesamanya jika ia setia dan taat pada kekendak Allah.  Rahmat Allah akan bekerja dalam diri kita jika ada keterbukaan dan menyangkalan diri seperti telah dilakukan oleh Bunda Maria. Tantangan yang terbesar dalam diri orang beriman adalah diri sendiri. Lewat kesaksian hidup Maria, kita diajak untuk terus belajar untuk menyangkal diri agar pada akhirnya kita selalu berkata: “Aku ini hamba Tuhan, terjadilah menurut kehendak Mu’. Melalui ketaatan kita pada kehendak Allah, kita akan dijadikan alat-alatNya untuk menolong mereka yang berputus-asa dan menderita.

 

 

Comments are closed.
Translate »