Biaya Menjadi Murid Yesus

Biaya Menjadi Murid Yesus

Bacaan Markus 14: 25-35Image result for cost of discipleship

“Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku. Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.”

Dalam perjalananya ke Yerusalem Yesus mengajar murid-murid tentang konsekuensi menjadi pengikutnya. Setiap orang akan menanggung salib yang bisa diartikan tanggung jawab panggilan iman, beban yang ditanggung, harga yang dibayar dan relasi yang perlu dilepaskan. Dia mengingatkan bahwa perjalanan menjadi murid tidak main-main dan butuh komitmen besar. Orang akan bisa menjadi pengikutNya bila meninggalkan hal-hal yang mengikat dirinya. Gambaran pertama ikatan keluarga dan ikatan pada diri. Adakah hal yang membuat kita tidak maju dalam kemuridan karena kita terikat pada sesuatu yang menyulitkan untuk melepaskan?

Biaya menjadi murid digambarkan oleh Yesus seperti orang yang hendak membangun menara jaga di ladang. Sebelum membangun orang perlu menghitung besarnya biaya yang hendak dikeluarkan. Kalau tak punya biaya cukup, bangunan yang sudah dimulai dibangun tidak akan terselesaikan. Di jalan Kaliurang Yogyakarta, ada sebuah bangunan besar di samping Bank BNI yang mangkrak, tak selesai dibangun. Bertahun-tahun gedung itu dibiarkan kosong dan menjadi kumuh. Saat saya melewatinya kadang saya bertanya, “ini orang akan membangun apa ya? kok tidak diselesaikan.” Kita perlu menghitung-hitung keadaan diri kita, “Apakah bisa kuat dan tahan dalam menempuh perjalanan kemuridan?”

 

Comments are closed.
Translate ยป