Ajakan Yesus untuk Bersukacita

Ajakan Yesus untuk Bersukacita

Mat 11:25-27

Rabu, 17 Juli 2019

Saudari-saudaraku, Injil hari ini diambil dari Matius 11:25-27 mengisahkan tentang ucapan syukur Yesus kehadirat Bapa-Nya di surga. Bagi saya pribadi, perikop ini adalah saat untuk merenungkan sejauh mana hubungan saya dengan Tuhan, dilihat dari sikap saya terhadap ajakan-Nya. 

Yesus memulai doanya di sini dengan mengucapkan terima kasih kepada Bapa. Hal ini menunjukkan suatu keterbukaan Yesus terhadap wahyu Allah yang membuatnya bertanggung jawab atas hak istimewa yang sudah Allah berikan.

Yesus mengakui bahwa pewahyuan itu diberikan bukan kepada mereka yang memiliki pengetahuan atau wawasan atau seseorang yang superior, tetapi diberikan sebagai hadiah bagi mereka yang membuka diri terhadap wahyu tersebut. Yesus sendiri adalah contoh keterbukaan semacam itu, yang memungkinkannya untuk menerima segala sesuatu langsung dari Allah. Keintimannya dengan Bapa dan bukan kejeniusan mengenai agama yang memungkinkan Dia menerima rahmat.

Saudari-saudara terkasih dalam Kristus, kesombongan-kesombongan apakah yang telah mencegah kita untuk bertemu dengan Yesus? Apa yang akan saya lakukan untuk mengatasi hal itu? 

Tuhan memberkati usaha-usaha kita untuk semakin menjawab panggilan Allah.

Comments are closed.
Translate »