Ajakan untuk Bertobat
Kisah Injil yang akan kita renungan hari ini, Matius 11:20-24, dimulai dengan perkataan Yesus yang mengutuk beberapa kota yang menutup tawaran keselamatan yang datang dari Yesus. Kata-Nya, “Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! Karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung.”
Saudari-saudara terkasih didalam Kristus, tetapi di ayat sebelumnya ditampilkan keterangan bahwa Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mujizat-mujizat-Nya. Kapernaum, Betsaida, Khorazim adalah tempat yang paling sering dikunjungi Yesus bahkan di Kapernaum Yesus tinggal cukup lama untuk memberitakan Injil dan mengadakan mukjizat. Misalnya di kota Betsaida, Yesus mengadakan mukjizat memberi
makan 5000 laki-laki dengan 5 roti dan 2 ikan (Lih.Luk 9:10-17)
Setelah dalam injil kemarin, dimana Yesus menuntut kepenuhan komitmen, hari ini Dia menegaskan bahwa tawaran keselamatan hanya akan berarti bila ada pertobatan yang radikal. Saudari-saudaraku terkasih, terkait dengan hal ini, kita harus memahamai bahwa salah satu pemberian mujizat yang telah Tuhan lakukan kepada kita adalah untuk pertobatan. Selanjutnya, harus juga dipahami bahwa mereka yang diberi banyak tentu akan dituntut banyak (lih. ayat 28). Hal ini pun juga berlaku dalam hal mujizat. Mereka yang mendapatkan banyak mujizat, juga harus lebih banyak lagi bertobat. Jika tidak, maka pada hari penghakiman, orang-orang yang menerima banyak mujizat tetapi tidak bertobat akan dituntut oleh Tuhan.
Saudari-saudaraku terkasih, semoga kita disadarkan bahwa ada begitu banyak anugerah yang telah kita terima, ada banyak kesempatan yang kita punya untuk mengalami pertobatan yang radikal. Hendaknya kita selalu membaharui diri kita dari hari ke hari agar anugerah-anugerah itu tidak menjadi sia-sia bagi hidup kita. Semoga kita tidak hanya mau mendapatkan mukjizat, tetapi juga mau merubah sikap hidup kita yang tidak sesuai dengan kehendak-Nya.
Tuhan memberkati!