Rabu Pekan Adven I 2019
Bacaan: Yesaya 25:6-10a; Matius 15:29-37
Berbicara soal selera, hal itu tidak dapat diperdebatkan karena kepuasan lidah masing-masing orang itu berbeda. Orang Solo dan Jogja umumnya suka masakan yang manis, orang Batak dan Padang umumnya suka masakan yang pedas, orang Jakarta atau Flores biasanya suka yang asin-asin. Kelezatan dan kenikmatan lidah memberikan kepuasan tersendiri bagi orang yang suka berwisata kuliner.
Kepuasan pesta orang Timur Tengah tampak dalam bacaan pertama hari ini. Tuhan akan menyediakan suatu perjamuan yang luar biasa lezat dan nikmat. Itulah suatu perjamuan “Dengan masakan yang bergemuk, suatu perjamuan dengan anggur yang tua benar, masakan yang bergemuk dan bersumsum, anggur yang tua yang disaring endapannya”. Pesta perjamuan yang diselenggarakan Tuhan itu mau mengungkapkan sukacita pada jaman kedatangan Mesias. Bacaan Injil hari ini juga melukiskan sukacita yang berlimpah dari orang-orang yang tadinya berkabung dan menderita karena telah berjumpa dengan Yesus Sang Mesias. Yesus menyembuhkan orang dari berbagai macam penyakit. Dan bahkan Yesus pun menyediakan suatu perjamuan pesta yang luar biasa, saat ia menggandakan roti untuk memberi makan ribuan orang.
Pada masa Adven ini, kita bersama-sama menantikan Sang Mesias yang membawa sukacita bagi hidup kita. Kedatangan-Nya ditandai dengan sukacita karena terjadinya pembebasan dan kelimpahan rezeki lahir batin. Tanpa kita sadari, sebenarnya hidup kita setiap hari telah dikunjungi oleh Sang Mesias dengan aneka macam kelimpahan rezeki lahir batin, pembebasan dari bahaya dan juga kedamaian yang kita temukan dalam keluarga kita masing-masing. Semoga kita dimampukan untuk menyadari kehadiran Mesias dalam hidup kita setiap hari yang barangkali amat sederhana sekalipun. Semoga berkat yang telah kita terima, mendorong kita untuk mampu membagikannya kepada sesama kita sehingga akan semakin banyak orang yang mengalami kehadiran sang Mesias dan terberkati. Rahmat Tuhan senantiasa membantu kita.