Kidung Zakharia
Selasa, 24 Desember 2019
Hari Selasa dalam Minggu Adven IV
2 Samuel 7:1-5, 8-12, 14, 16
Mazmur 89
Lukas 1:67-79
Kami para biarawan/biarawati pada umumnya mendoakan ibadat harian setap hari. Mereka yang hidupnya monastis, seperti ordo Benediktin dan Trapis biasanya mempunyai doa-doa yang lebih banyak sepanjang hari. Kami dari ordo yang tidak monastis dan berkarya di luar biara umumnya hanya mendoakan ibadat pagi (laudes) dan sore (vesper), dan kadang ibadat penutup (completarium). Salah satu bagian dari doa pagi yang baku adalah Ibadat Zakharia yang kita temukan dalam Injil hari ini. Zakharia menjadi bisu karena tidak percaya akan nubuat Allah bahwa istrinya Elisabet yang sudah tua dan mandul akan mengandung dan melahirkan seorang putra. Ketika anak itu, Yohanes Pembaptis, lahir, Tuhan memulihkan suaranya dan kidung ini menjadi kata-kata pertama yang diucapkannya. Dipenuhi Roh Kudus, ia mengkidungkan madah pujian dan bernubuat tentang anaknya.
Memang layak kalau kami, dan juga beberapa orang awam yang mempunyai rutinitas menderaskan ibadat pagi ini, mengulang Kidung Zakharia ini setiap pagi. Kata-kata Zakharia ini menjadi pegangan untuk kegiatan-kegiatan yang akan kami lakukan hari itu, menjadi misi kami untuk hari itu:
“Dan engkau, hai anakku, akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi; karena engkau akan berjalan mendahului Tuhan untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya, untuk memberikan kepada umat-Nya pengertian akan keselamatan yang berdasarkan pengampunan dosa-dosa mereka, oleh rahmat dan belas kasihan dari Allah kita, dengan mana Ia akan melawat kita, Surya pagi dari tempat yang tinggi, untuk menyinari mereka yang diam dalam kegelapan dan dalam naungan maut untuk mengarahkan kaki kita kepada jalan damai sejahtera.”Semoga doa Zakharia ini juga bisa menjadi doa kita setiap hari. Semoga setiap dari kita bisa menjadi nabi bagi lingkungan kita. Apapun yang kita lakukan, di mana pun juga kita berada, semoga kita bisa mempersiapkan jalan bagi Tuhan dan membagikan belas kasihan, rahmat, dan pengampunan dari Allah bagi setiap orang yang kita temui.