Jumat, 17 Januari 2020

Jumat, 17 Januari 2020

1. Bacaan I : 1 Sam 8:4-7,10-22a

2. Injil : Mrk 2:1-12

“lalu berkatalah Yesus kepada orang lumpuh itu :’Kepadamu Kukatakan: bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!” Dan orang itu pun bangun, segera mengangkat tempat tidurnya dan pergi ke luar di hadapan orang-orang itu. Mereka semua takjub lalu memuliakan Allah, katanya: “Yang seperti ini belum pernah kita lihat!”(Mrk 1:1-12).

Orang yang sakit lumpuh datang pada Yesus setelah dalam kelumpuhannya ia hidup dalam perasaan yang tanpa harapan. Dalam perasaan tanpa harapan itu, ada teman-teman yang datang padanya untuk membawa dia pada Yesus. Ia dibawa ornag lain utk sampai pada Yesus. Ada banyak rintangan yang harus dilalui untuk bisa berjumpa dengan Yesus, termasuk banyaknya orang yang menutup pintu masuk ke hadapan Yesus. Atas usaha dan kehingan untuk membantu dengan sepenuh hati, mereka membawa sampai si lumpuh hingga di hadapan Yesus lewat atap rumah. Usaha untuk mendapatkan kesembuhan bagi orang lumpuh hari ini mengajak kita untuk juga punya semangat saling memberikan diri bagi orang lain yang ada dalam ketidakberdayaan. Di saat ada orang yang “lumpuh” dengan segala ketidakmampuannya kita diajak untuk mau hadir dan memberikan diri untuk membantu hingga mau berhadapan dengan tantangan dan rintangan yang ada. Disnilah kita juga melihat bahwa usaha untuk berjumpa dengan Yesus adalah suatu usaha yang juga punya nilai sosial, artinya kita butuh orang lain untuk juga hadir bagi kita untuk bisa bertemu dengan Yesus. Selain itu kita juga diajak untuk mau menjadi sahabat bagi orang lain, agar kehadiran kita juga jadi sarana bagi orang lain untuk bertemu dan berjumpa dengan Yesus. Sahabat yang baik adalah: ia yang dengan kerendahan hatinya mau hadir, memberikan harapan, dan mau berjuangan bersama menghadapi rintangan dan tantangan yang ada.

Comments are closed.
Translate »