CARILAH KERAJAAN ALLAH

CARILAH KERAJAAN ALLAH

Senin, 13 Juli 2020

Matius 10:34-11:1

Siapakah sanggup mengikuti Kristus? Mereka yang menjadi murid Kristus adalah orang yang telah menerima Kristus sebagai pusat hidupnya. Menjadi pusat berarti segala sesuatu bersumber dan mengalir dari Kristus, sehingga apa yang dipikirkan, dikatakan dan yang dikerjakan sesuai dengan kehendak Kristus. Dia benar-benar manjadi jalan, kebenaran dan hidupnya (Yoh 14:6). Dengan demikian Kristus ditempatkan diatas segala-galanya, bahkan juga diatas kepentingin diri sendiri.
Tantangan pertama sebagai murid Kristus adalah menghadapi dirinya sendiri. Setiap orang memiliki keinginan-keinginan sementara itu keitka ia mengikuti-Nya, semua yang menjadi keinginannya harus disesuaikan dengan nilainilai Kerajaan Allah atau nilai yang diajarkan oleh Kristus: kebenaran, keadilan, cinta kasih, kejujuran, kerendahan hati, tahu batas, dan hidup dalam pengharapan. Maka yang menjadi fokus hidupnya sekarang adalah Kerajaan Allah dan kebenarannya. “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.”(Mat 6:33-34).
Perjuangan seorang murid Kristus adalah terus menerus memperbaharui diri seturut dengan kehendak Tuhan. Proses pembaruan diri adalah proses pertobatan yang berlangsung terus menerus sampai akhir hidup. Pertobatan bukan sebatas mengakui kesalahan dan dosa, namun terutama menyesal dan usaha terus menerus untuk berubah, memikul salib dan semakin mencintai Allah. “Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.”(Mat 10:38).
Jika seseorang berada dalam proses pertobatan, maka ia berada dalam kesadaran bahwa Kristus bersamanya. Dengan demikian rahmat-Nya akan terus mengalir dalam hidupnya. Dengan pertobatan, seseorang menerima kasih karunia Allah yang menyembuhkan dan memulihkan relasi yang harmonis dengan Allah dan dengan sesamanya. “Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan.”(1 Kor 12:9).
Akhirnya mereka yang setia tinggal dan berjalan bersama dengan Kristus akan selalu dalam perlindungan-Nya. Kristus selalu menyartainya dan dimanapun mereka berada Kristus hadir di dalam diri mereka. “barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku.”(Mat 10:40).

Paroki St. Montfort Serawai, ditulis oleh Rm Aloysius Didik Setiyawan CM

Comments are closed.
Translate »