HIDUP BUKAN UNTUK DIRI SENDIRI

HIDUP BUKAN UNTUK DIRI SENDIRI

Kamis, 4 Februari 2021

Markus 6:7-13
Yesus mengutus para murid-Nya untuk mewartakan Kerajaan Allah. Apa yang menjadi inti dari
pewartaan mereka? Yang menjadi inti adalah kabar gembira bahwa Kristus telah datang dan dengan
kedatangan-Nya maka Kerajaan Allah hadir di bumi.”Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Roh Allah,
maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.”(Mat 12:28). Oleh karena itu, para murid tidak
mewartakan pribadi lain, apalagi dirinya sendiri, melainkan Guru mereka yang telah hadir untuk manusia
berdosa dan membebaskan mereka. Para murid diutus pergi mewartakan Kerajaan Allah dengan bekal iman
yang teguh. Oleh karena itu, mereka tidak perlu kuatir akan banyak hal, karena Roh Kudus menyertai mereka
dan menyediakan rahmat dan perlindungan kepada mereka. Dengan keyakinan tersebut, maka para murid
Kristus tidak dibebani oleh kecemasan dan kekuatiran akan hal-hal duniawi dan bisa berfokus dalam misi
Kerajaan Allah. “Dan berpesan kepada mereka supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan mereka,
kecuali tongkat, roti pun jangan, bekal pun jangan, uang dalam ikat pinggang pun jangan, boleh memakai alas
kaki, tetapi jangan memakai dua baju.” (Mrk 6:8-9).
Apa yang diwartakan oleh para murid Yesus adalah harapan baru bagi umat manusia. Sebab apa yang
hadir adalah Allah sendiri yang telah berkenan menjadi seorang hamba agar Dia bisa merangkul semua
manusia, melayani mereka, bahkan mereka yang telah jatuh dalam dosa berulang kali diampuni-Nya dan
membawa semua yang percaya pada keselamatan. “Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat Allah yang
tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Allah bagi kemuliaan kita. Tidak ada
dari penguasa dunia ini yang mengenalnya, sebab kalau sekiranya mereka mengenalnya, mereka tidak
menyalibkan Tuhan yang mulia.”(1 Kor 2:7-8). Tugas panggilan para murid Kristus adalah mengenalkan siapa
itu Yesus Kristus kepada semua yang siap menerima pewartaan Injil agar mereka yang dilayaninya menjadi
percaya kepada-Nya. “Karena jika aku memberitakan Injil, akau tidak mempunyai alasan untuk memegahkan
diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil.”(1 Kor 9:16).
Melalui Yesus Kristus, Allah ingin memulihkan semua menjadi baru dalam perjanjian yang baru, yaitu
keselamatan datang dari Kristus yang rela mengampuni dosa-dosa manusia diatas kayu salib, agar rencara
Allah yang terlaksana, yaitu penebusan dosa dan keselamatan bagi seluruh umat manusia. Dan semua tergenapi
dan terlaksana dalam diri Yesus Kristus, Putera tunggan-Nya. “Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan
sesudah makan; Ia berkata: “Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi
kamu.”(Luk 22:20). Apa yang ditunggu lagi oleh manusia? Kerajaan Allah sudah datang. Apakah setiap orang
siap untuk terbuka dan menerima-Nya? Roh Kudus akan membantu manusia yang lemah, sehingga Dia akan
membuka hati dan pikiran seseorang, sehingga semua kebenaran akan tersikap dan akhirnya semua orang akan
berseru untuk memuliakan nama-Nya. “Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran. Ia akan memimpin
kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu
yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan
datang.”(Yoh 16:13).
Orang yang beriman pada Kristus mendapat perutusan yang sama untuk menjadi pewarta Injil Kerajaan
Allah di dunia dewasa ini. Bagaimana hal itu bisa dilakukan? Jika seseorang dekat dengan Yesus dan SabdaNya, ia akan tahu apa yang harus dilakukannya, yaitu menjaga hati, pikiran dan tindakannya sejalan dengan
apa yang telah dikerjakan-Nya. Akhirnya mereka sama seperti Kristus yang hidup-Nya bukan untuk mencari
diri sendiri. Mereka akan menjadi pribadi untuk menyelamatkan jiwa-jiwa manusia. “Yesus berkata kepada
mereka: “Mari ikutilah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.”(Mrk 1:17)
Paroki St Montfort Serawai, ditulis oleh Rm. A. Didik Setiyawan, CM

Comments are closed.
Translate »