Kasih Menembus Pintu yang Terkunci

Kasih Menembus Pintu yang Terkunci

jesus_knocking_at_ur_door1

Hari Pesta St. Thomas Rasul

Yohanes 20:24-29

Waktu saya kecil dulu, Mami saya selalu mewanta-wanti saya dan adik saya supaya hati-hati jika membuka pintu rumah. Kalau orang yang datang itu mengaku petugas PLN, harus dicek kartu pengenalnya. Demikian juga kalau mereka mau service sesuatu di rumah, harus ada dokumen yang menunjukkan kalau mereka benar-benar dikirim oleh perusahaan yang kita sudah hubungi sebelumnya. Intinya, jangan asal percaya, harus dicek kredibilitasnya. Kalau ada yang tidak klop, pintu jangan dibuka dan tetap dikunci dari dalam.

Mungkin seperti ini jugalah keadaah hati para murid Yesus malam itu. Pintu harus dikunci. Yesus sudah disalib dan bukan tidak mungkin para pengikutnya akan mendapat giliran untuk ditangkap dan disalib juga. Mereka tidak bisa lagi asal percaya orang lain, jangan-jangan akan ada pengkhianat juga seperti Yudas. Demikian juga Thomas, yang tidak ada di tempat ketika Yesus pertama kali menampakkan diri, menyangsikan kehadiran Yesus. Hanya jika dia sudah bisa memastikan sendiri kredibilitas Yesus, barulah dia akan percaya.

Kadang situasi hidup kita tidak jauh berbeda. Mungkin karena suatu peristiwa yang menyakitkan dengan orang lain, kita menutup pintu hati kita terhadap kasih dan pengampunan. Hati kita menjadi keras dan dingin, suatu reaksi yang manusiawi untuk melindungi diri terhadap kemungkinan akan disakiti lagi. Kita pun juga bisa seperti Thomas, menawar dengan Tuhan: “Kalau saya sembuh baru saya percaya,” atau “Kalau ada mujizat baru saya percaya.”

Di saat pintu hati kita tertutup rapat dan terkunci, di mana kita kehilangan semua harapan, Tuhan selalu berkuasa untuk menunjukkan kehadirannya. Tidak ada yang bisa menghalangi kasihNya, bahkan kematian sekalipun. Seringkali Dia menunjukkan kehadiranNya dengan cara yang tidak pernah kita bayangkan atau kita duga sebelumnya. Kasih Tuhan mampu menembus segala macam halangan dan membawa kita ke dalam perseketuan kasih abadi antara Bapa, Putra, dan Roh Kudus.

Comments are closed.
Translate ยป