Dipanggil kepada kebebasan sejati

Dipanggil kepada kebebasan sejati

John 8:31-42
Dalam Injil hari ini Yesus mempertentangkan antara orang percaya dan tidak percaya seperti budak dan orang merdeka.
Budak, slave tidak memiliki kebebasan karena free will-nya diperdaya, dikendalikan oleh dosa, yakni kekuatan jahat. Sebaliknya, orang merdeka memiliki kebebasan karena free will-nya tidak dikuasai oleh dosa melainkan oleh Allah.
Jadi kebebasan dalam artinya yang benar dan mendalam adalah kebebasan rohani yakni ketaatan radikal pada kehendak Allah. Kebebasan ini ditentukan bukan oleh determinasi alam, nafsu dan keinginan manusia. Kebebasan yang benar bagi orang Kristen adalah penerimaan total dan personal kasih Allah yang berbicara dan bertindak melalui Putra-Nya Yesus.
Inilah definisi kemuridan yang dihayati setiap pengikut Kristus, yakni ketaatan total akan kuasa dan penyelenggaraan kasih Allah dalam hidup kita sehari-hari.
Sedangkan ketidakpedulian orang-orang Yahudi yang tak percaya pada Yesus menjadi bukti tiadanya iman. Mereka berkeras kepala bahwa mereka percaya akan Allah bapak mereka Abraham, tapi Yesus mengatakan dengan tegas pula kalau mereka adalah budak dosa dan maut karena menolak Yesus Putra Allah dan karena mereka mau membunuh-Nya.
Semoga kuasa Roh Allah menguduskan dan menguatkan kehendak hati kita yang lemah oleh dosa-dosa agar kasih dan kebenaran Kristus makin dikenal dan terima demi kemulian Tuhan dan sesama. Amen.
Comments are closed.
Translate ยป