KETERBUKAAN KEPADA ROH KUDUS MAKA KITA AKAN HIDUP DALAM KEPENUHAN DENGAN KRISTUS
RABU, 26 April, 2017
Kisah Para Rasul 5:17-26
Yohanes 3:16-21
Saudara-saudari terkasih,
Apa sih sebenarnya yang membuat para rasul begitu gigih, berani dan penuh semangat mewartakan Kabar Gembira tentang Yesus, betapapun mereka tahu bahwa mereka pasti akan ditangkap dan dipenjarakan seperti yang kita dengar dalam bacaan pertama hari ini?
Jawaban atas pertanyaan diatas akan kita jumpai dalam bacaan Injil hari: “…Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang,..” Kalau kita merenung sejenak statement diatas, lalu kita hubungkan dengan dunia yang kita diami ini, bukan tidak mungkin statement diatas itu benar. Lebih banyak orang suka hidup dalam kegelapan, dan menolak kehadiran terang dan kasih Kristus memenuhi hati mereka dan atau merobah kehidupan mereka. Kita berdosa dan menghindari atau menjauhkan diri dari kasih dan terang Kristus.
Oleh karena itu marilah kita kembali kepada pertanyaan: “Apa yang memotivasi para murid Yesus mewartakan kabar gembira?” Mungkin saja kita bisa membuat suatu daftar yang panjang tentang hal itu, tetapi yang paling utama jawabannya ialah karena mereka sudah pernah mengalami kehidupan bersama Kristus dan mereka pernah mengalami suatu pembaharuan, perubahan yang radikal dari kasih Kristus dan juga sudah mengalami kepenuhan hidup dalam dan dengan Kristus serta mendapat kekuatan dari Roh Kudus. Dan mereka yang telah mendapat pengalaman ini tidak mudah lagi bagi mereka untuk berpaling dari kasih Kristus.
Saudara-saudari,
Bukan hanya tidak gampang berpaling dari kasih Kristus, tetapi ketika kita semakin membuka diri kepada kasih Kristus dan terhadap kekuatan Roh Kudus, maka iman kitapun akan semakin kuat bertumbuh dan berkembang dari hari ke hari; Dan seperti yang dikatakan oleh Yohanes dalam bagian terakhir dari bacaan injil hari ini:…”barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah.” Amin.