Roh Kudus membuat kita mampu melihat lebih jauh ke depan dari keadaan kita sekarang ini dan membuat kita juga sanggup bertindak atas apa yang kita ketahui bahwa itu benar
Kamis, 27 April, 2017
Kisah Para Rasul 5:27-33
Yohanes 3:31-36
Saudara-saudari terkasih,
Sikap pandang yang dangkal, keputusasaan dan kesombongan dari seseorang yang dipandang beriman seringkali membuatnya merasa jauh dari rasa damai dan bahkan merasa sepertinya Tuhan tidak berpihak padanya. Bukan tidak mungkin yang bersangkutan lalu merasa bahwa persoalan yang dihadapinya sepertinya tidak pernah akan teratasi. Apabila anda dalam situasi seperti itu bisa saja mengambil sikap menyerah, merasa sepertinya beban yang dipikulnya itu semakin berat dan….dan…. menjadi sangat lelah physically, mentally bahkan spiritually as well.
Tetapi dari bacaan pertama hari ini kita jumpai sesuatu yang amat sangat berlawanan dengan apa yang telah digambarkan diatas. Ketika para rasul mulai mengajar dalam nama Yesus dan membuat banyak mukjizat serta membuat banyak orang mengikuti dan percaya kepada ajaran mereka, para pemimpin kaum Yahudi merasa disaingi dan berusaha untuk menghentikan kegiatan para rasul. Dalam perikope sebelumnya dikatakan bahwa para rasul yang telah dipenjarakan, dilepaskan secara ajaib, “waktu malam seorang malaikat Tuhan membuka pintu-pintu penjara itu dan membawa mereka keluar, katanya: Pergilah, berdirilah di Bait Allah dan beritakanlah seluruh firman hidup itu kepada orang banyak.” (Kis. 5:19-20). Para rasul melakukan seperti yang telah diperintahkan kepada mereka.
Para mahkamah Agama melarang dengan keras para rasul mengajar dalam nama Yesus. Tetapi Petrus dan rasul-rasul menjawab, katanya: “Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia.” Mendengar jawaban Petrus dan para rasul kepada mahkamah agama, kita sudah bisa berkesimpulan bahwa mereka menjawab dengan kekuatan, kemahakuasaan Roh Kudus yang telah turun atas mereka pada hari Pentekosta.
Saudara-saudari terkasih,
Sebagai orang Katolik kita percaya bahwa ada 7 karunia Roh Kudus: wisdom, understanding, knowledge, counsel, fortitude, piety and fear of the Lord. Dengan wisdom dan understanding para rasul sanggup melihat libih jauh ke depan akan apa yang akan mereka terima, dan fortitude para rasul akan lebih respect kebesaran dan kemahakuasaan Allah…dan menyerahkan semuanya kepada kehendak Allah.
Oleh karena itu saudara-saudari terkasih, lewat renungan hari ini kita kembali diajak untuk melihat karunia-karunia Roh Kudus yang telah kita peroleh melalui sakramen Pembaptisan, sakramen Penguatan. Hari ini kita kembali diberi kesempatan untuk melihat dari ketujuh karunia Roh Kudus itu, karunia yang mana yang dapat saya terapkan dalam tugas dan pelayanan saya? Mari kita ambil waktu sejenak untuk fokus kepada salah satu karunia Roh Kudus itu untuk anda terapkan dalam kehidupanmu, dalam pengabdian dan pelayananmu kepada Tuhan dan sesama. Amin.