Dipanggil untuk Menjadi Sempurna
Rabu,14 Juni 2017
Dipanggil untuk Menjadi Sempurna
Matius 5 : 17-19
Yesus datang untuk menggenapi apa yang sudah diramalkan oleh para nabi. Yesus Sang Mesias telah datang. Menggenapi berarti bukan meniadakan melainkan menyempurkan. Lewat kehadirian Tuhan Yesus hukum Cinta Kasih menjadi kesempurnaan hukum taurat. Yesus Kristus bukan hanya mengajarkan tentang hukum cinta kasih, namun Dia telah mewujudkan apa yang diajakan dengan mau menderita, di salib dan wafat di atas kayu salib.
Dengan mengimani Tuhan Yesus Kristus orang diarahkan hidupnya menuju pada kesempurnaan. Oleh karena itu dalam proses menjadi sempurna diperlukan sikap “berani bertobat”. Pertobatan diri merupakan hal yang penting untuk mengubah hati, pikiran dan tindakan bisa sejalan, searah dengan Yesus Kriistu. Sendiri. Buah yang dihasilkan orang yang setia pada Kristus adalah kesempurnan hidup yaitu keselamatan kekal.
Yesus mendorong para murid untuk berani menempatkan diri sebagai hamba yang rendah hati dan tulus. Sikap sebagai hamba merupakan syarat yang harus ada untuk proses pertobatan menuju kehidupan yang penuh damai. Setiap orang yang percaya Kristus, dipanggil untuk semakin menjadi sempurna. Itulah proses pertobtan yang juga menjadi sikap yang penting
Marilah berdoa,
Allah yang Maha Kasih, kami bersyukur atas anugerah iman yang kami terima. Tumbuhkan iman tersebut dalam hidup kami agar pada akhinya kami bisa berbuah dalam banyak perbuatan kaasih. Demi Kristus, Tuhan dan penyelamat kami, Amin