KAWAN-KAWAN SEPERJALANAN

KAWAN-KAWAN SEPERJALANAN

*KAWAN-KAWAN SEPERJALANAN*

Jumat, 15 Desember 2017

[Yes. 48:17-19; Mzm. 1:1-2,3,4,6; Mat. 11:16-19]

KARENA ALLAH PUNYA BANYAK CARA

Saya termasuk orang yang mudah bosan. Maka, banyak hal dalam hidup saya yang mudah berganti-ganti. Kalau saya bosan di kamar, maka saya akan pindah ke perpustakaan atau olahraga, atau mencuci atau setrika. Kemarin sore, saya juga baru saya mengganti tata letak kamar. Saya hitung, ini perubahan yang ketiga dalam setengah tahun. Ya, karena saya mudah bosan dengan situasi yang sama. Namun, meski saya bisa merubah banyak hal dan cara, banyak suasana dan keadaan, selalu saja ada yang tetap dan tak berubah, yaitu tugas harian dan tanggungjawab studi yang mesti dikerjakan dan diselesaikan. Maka,cara dan suasana yang terus berganti, jangan sampai membuat tugas dan tanggungjawab lalu diabaikan. Karena, hal, cara, suasana dan keadaan adalah sekedar sarana, sedangkan tugas dan tanggungjawab adalah memang tujuan hidup saya, maka itu jauh lebih penting bagi saya.

Dan itulah yang mesti kita tangkap dari karya Allah yang tidak pernah berhenti dalam hidup kita. Sayangnya, manusia tidak menyadari dan tidak peka pada cara Allah bekerja, karena kadang kita terlalu mengandalkan pengetahuan dan kemampuan sendiri. Yesus bersabda: “Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung.” Allah berkarya dengan berbagai macam hal, cara, suasana dan keadaan, namun kehadiranNya kadang tertutupi oleh sesuatu yang barangkali kita anggap lebih penting. Kita bisa bertanya pada diri sendiri: “Sudahkah saya merasakan dan menemukan kehadiran Allah hari ini?” Dan jawaban untuk ini, tidak ditentukan oleh pengetahuan dan kemampuan, namun pengalaman. Dan, semoga kita hari ini diberi kesempatan, kepekaan dan bahkan menjadi bagian cara Allah untuk menghadirkan diri bagi setiap orang yang kita jumpai.

Selamat pagi, selamat menjadi bagian dari kehadiran Allah. GBU.

Comments are closed.
Translate »