Rabu Pekan Paskah II 2019
Kisah Para Rasul 5:17-26; Yohanes 3:16-21
Di dalam bacaan Injil yang kita dengarkan hari ini, santo Yohanes berbicara tentang manusia yang tidak menyadari kerapuhannya. Apabila santo Yohanes berbicara tentang DUNIA umumnya langsung menunjuk pada kondisi manusia yang penuh dengan kerapuhan dan kecenderungan pada kejahatan atau dosa. Manusia yang dalam kondisi macam inilah yang hendak diselamatkan Tuhan Yesus. Meskipun begitu, keselamatan bukanlah kegiatan sepihak saja, yaitu dari Allah. Manusia juga dituntut untuk ikut aktif menanggapi karya keselamatan tersebut. Bagaikan arus listrik ada arus positif dan ada arus negatif. Jika kedua arus tersebut tidak saling berhubungan, maka sebuah lampu tidak akan pernah menyala. Demikian pula, tindakan sepihak dari Allah tidak akan membawa keselamatan jika tidak ada tanggapan aktif dari pihak manusia. Allah tidak pernah menolak adanya kerapuhan dalam diri manusia, namun Ia ingin agar kerapuhan tersebut jangan sampai menutup manusia dari karya keselamatan Allah. Inilah perjuangan kita manusia untuk senantiasa beriman dan mau bekerjasama dengan Allah bagi keselamatan kita manusia. Kita memang rapuh, tetapi didalam kerapuhan itu, kita berusaha agar jangan sampai iman kita dilumpuhkan. Semoga rahmat Tuhan memampukan kita untuk terus beriman dan mau bekerjasama dengan Allah bagi keselamatan kita. Tuhan memberkati.